C-03 BURIAL SITE OF KALANG
The Kalang Burial site, located in Kawengan Village within the Kedewan District, is situated in a teak forest near the oil drilling area of Well P.70 and KW.P.8 in the Kawengan Anticline. Research conducted by the Yogyakarta Archaeological Center from 1979 to 1982 established that this site served as a burial ground for the Kalang people, an ancient Javanese community from the end of the Majapahit Kingdom. This group maintained megalithic traditions and practiced sun worship. The burial site features a stone coffin, similar to those found in various locations in the Kendeng Mountains. The Kalang community typically chose valleys and mountains as their habitats and resting places
Situs Makam Kalang, yang terletak di Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, berada di tengah hutan jati dekat area pengeboran minyak Sumur P.70 dan KW.P.8 di Antiklin Kawengan. Penelitian yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Yogyakarta dari tahun 1979 hingga 1982 menetapkan bahwa situs ini berfungsi sebagai tempat pemakaman bagi wong Kalang, sebuah komunitas Jawa kuno dari masa akhir Kerajaan Majapahit. Kelompok ini mempertahankan tradisi megalitik dan mempraktikkan pemujaan matahari. Situs pemakaman ini memiliki ciri khas berupa peti mati batu (sarkofagus), serupa dengan yang ditemukan di berbagai lokasi di Pegunungan Kendeng. Komunitas Kalang biasanya memilih lembah dan pegunungan sebagai tempat tinggal dan tempat peristirahatan mereka.