G-07 Geoarkeologi Matar
Riverbed deposits in the Matar
area of Margomulyo District contain fossils of various Late Pleistocene
vertebrates, including ancient elephants (Stegodon trigonocephalus),
rhinoceroses, wild buffalo, deer, and crocodiles. Within these alluvial layers,
stone artifacts in the form of flake tool fragments were also discovered,
indicating early human activity along the banks of the Bengawan Solo River.
These artifacts show similarities to those found at the Ngandong and Sangiran
sites, suggesting that prehistoric people in Bojonegoro lived during the same
period. These findings highlight the close relationship between natural
evolution, animal life, and the development of early human culture in this
region.
Endapan undak sungai di daerah
Matar, Kecamatan Margomulyo, mengandung fosil berbagai vertebrata dari
Pleistosen Akhir, termasuk gajah purba (Stegodon trigonocephalus), badak,
kerbau liar, rusa, dan buaya. Di antara lapisan aluvial ini, ditemukan juga
artefak batu berupa fragmen alat serpih, yang menunjukkan aktivitas manusia
purba di sepanjang tepi Sungai Bengawan Solo. Artefak ini menunjukkan kesamaan
dengan yang ditemukan di situs Ngandong dan Sangiran, yang menunjukkan bahwa
manusia purba di Bojonegoro hidup pada periode yang sama. Temuan ini memperlihatkan
hubungan erat antara evolusi alam, kehidupan hewan, dan perkembangan budaya
manusia purba di wilayah ini.