I-03 KRUCIL PUPPET

  • Culturesite
  • 03-05-2025
  • 16 dilihat

One unique puppet that is a distinctive aspect of Bojonegoro culture is the krucil puppet. Originally crafted from a small piece of leather, this puppet was later transformed into a flat piece of teak wood, known as klitik puppet. The krucil puppet tells a variety of stories, including those of Panji Kudalaleyan, the legend of Prabu Brawijaya, as well as adaptations of purwa puppet, menak puppet, and tales from the Babad Tanah Jawa (Javanese Chronicle). Beyond serving as entertainment, this puppetry also acts as a medium for education and the dissemination of moral values. Additionally, it showcases the creativity of the Bojonegoro people in reinforcing their regional cultural identity


Salah satu wayang unik yang merupakan aspek khas dari budaya Bojonegoro adalah Wayang Krucil. Awalnya dibuat dari potongan kecil kulit, wayang ini kemudian diubah menjadi kepingan kayu jati pipih, yang dikenal sebagai Wayang Klitik. Wayang Krucil menceritakan berbagai kisah, termasuk kisah Panji Kudalaleyan, legenda Prabu Brawijaya, serta adaptasi dari Wayang Purwa, Wayang Menak, dan kisah-kisah dari Babad Tanah Jawa. Selain berfungsi sebagai hiburan, seni pewayangan ini juga berperan sebagai media pendidikan dan penyebaran nilai-nilai moral. Selain itu, kesenian ini menunjukkan kreativitas masyarakat Bojonegoro dalam memperkuat identitas budaya daerah mereka

Aksesibilitas
Geopark Bojonegoro
Pembaca Teks

Tampilan